Jumat, 30 Januari 2015

Bukan kebahagiaan yang membuat kita menjadi bersyukur, tapi bersyukurlah yang akan selalu menjadikan kita berbahagia.

Inna lillahi wa inna ilaihi roji'un.

Bersabarlah kawan, memang berat ujian bagi kita yang di tinggalkan orang yang sa..ngat kita sayang dan cintai.
Kita mungkin menyayangi mereka, tetapi ingatlah, Allah mungkin jauh lebih menyayangi beliau.
Akan selalu ada rencana yang terbaik yang telah Allah tetapkan untukmu dan keluargamu.
Siap atau tidak siap, kita pun pada akhirnya juga akan kembali kepada Allah.
Perbanyak istighfar, dzikir, dan bertawakkal lah.
Semoga Allah akan selalu memberikan limpahan rahmat dan maghfirah=Nya kepadamu dan keluargamu.

Sungguh berat, sangat berat. Tapi ini lah yang namanya hidup.
Hidup akan terus berputar layak nya roda, terkadang kita di atas, terkadang kita berada di bawah.
Ketika kita berada di atas, ingatlah kepada mereka yang berada di bawah, dan ingatlah bahwa kita pernah berada di bawah sana juga jadi janganlah kita tinggi hati, dan ingatpula seandainya Allah berkehendak kita pun bisa kembali berada di bawah saat itu juga.
Ketika kita berada di bawah, bersabar dan bersyukur lah atas segala yang telah di berikan dan di tetapkan-Nya. Mungkin Allah sedang menyimpan rahasia dan rencana yang jauh lebih indah untuk kita. Jangan pernah merasa rendah diri dengan mereka yang berada di atas, tapi optimislah sebab jika Allah berkehendak saat itupun kita akan bisa berada di atas juga.
Yang terpenting syukurilah apa yang telah kita dapatkan hari ini karena itu jauh lebih baik.
Bukan kebahagiaan yang membuat kita menjadi bersyukur, tapi bersyukurlah yang akan selalu menjadikan kita berbahagia.
Keep your spirit and keep your smile.

Assalamu'alaikum sahabatku.
Selamat beraktifitas di jum'at berkah ini.
^_^

Minggu, 11 Januari 2015

Catatan Facebook Rama Pangeran Kahyangan
 

Hari ini, berkurang kembali salah satu anak adam dalam keluarga besar kami. Selamat jalan Paman kami tercinta H. Abdul Kadir.
Innalillahi wa inna ilaihi roji'un..
“kullu nafsin zaikatul maut”
setiap yang bernyawa pasti mati.
Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam syurga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.
(QS Ali Imran : 185)
Sungguh, tidak ada seorangpun manusia yang bisa menangguhkan kematian meskipun hanya sedetik, walaupun mereka berlari sejauh mungkin sampai menembus batas langit menjauhi bumi, mereka akan tetap menemuinya, karena kematian itu akan pasti menjemputmu di manapun kita berada.
Karena takdir kematian adalah hak mutlak Allah SWT. Setiap manusia, sesungguhnya akan selalu diburu kematian. Jaraknya pun semakin dekat dari waktu ke waktu
Maut adalah fase kehidupan manusia yang mutlak harus dilewati dalam proses menuju akhirat, setelah singgah dulu di alam barzakh.
Katakanlah: "Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan."
(Q.S Al-Jumuah)
Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu di
dalam benteng yang tinggi lagi kokoh, dan jika mereka memperoleh kebaikan, mereka mengatakan: "Ini adalah dari sisi Allah", dan kalau mereka ditimpa sesuatu bencana mereka mengatakan: "Ini (datangnya) dari sisi kamu (Muhammad)." Katakanlah: "Semuanya (datang) dari sisi Allah." Maka mengapa orang-orang itu (orang munafik) hampir-hampir tidak memahami pembicaraan sedikitpun?
(Q.S An-Nisa' : 78)
Umur manusia memang tetap akan menjadi rahasia Allah SWT, sampai kapanpun. Karena itulah manusia harus senantiasa “memperpanjang umur” dengan cara yang di ridhoi oleh Allah SWT, yakni dengan memperbanyak silaturahmi dan bersedekah. Dan tentu saja beribadah dan beramal salih.
Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Ahmad.
“Jika kiamat telah tiba, sedang di tangan salah seorang kalian ada sebiji (bibit tanaman), jika ia sempat menanamnya menjelang kiamat itu, hendaklah ia menanamnya”.
Yang artinya berdakwah dan beramallah terus, walaupun sampai detik-detik terakhir menjelang ajal menjemputmu.

Bismillahirrohmanirrahim...

Allahumma shalli ‘ala sayyidina muhammadin wasallim wa radliyallahu ta’ala ‘an kulli sahabati rasulillahi Ajma’in.
Alhamdulillahirabbil ‘alamin, Hamdan yuwafi ni’amahu wa yukafi u mazidah ya rabbana lakal hamdu kama yanbaghi lijalali wajhikal karimi wa’adzimi sulthanika.
Allahumma Inna nas’aluka salamatan fiddin, wa’ afiyatan fil jasadi wa ziyadatan fil ‘ilmi, wabarakatan firrizqi, wa taubatan qablal maut, wa rahatan ‘indal maut, wa maghfiratan ba’dal maut..
Allahumma hawwin ‘alaina fi sakaratil maut wannajata minannari wal ‘afwa ‘indalhisab.
Allahummaghfirlana dzunubana wa dzunuba walidaina warhamhuma kama rabbayana shigara..
Allahummaj'alna fi ta'allumina wamtihanina minannajihina. .
Allahumma Thahhir qulubana wa afkarana wa ahsin akhlaqana wa ahsin bishsholihati a'malana .
Allahumma Inna Nas alukal Huda wat tuqa wal 'afafa wal ghina.
Rabbana Laa Tuzig Qulubana Ba'da Idz Hadaitana min ladunka rahmatan Innaka Antal Wahhabu..
Rabbana Hab Lana Min Azwajina Wadzurriyatina Qurrata A'yunin Waj'alna Lil muttaqina Imaman.
Rabbana Dzallamna Anfusana Fainlam Taghfirlana Watarhamna Lanakunanna Minal Khasirina.
Rabbana Atina Fiddunya hasanatan wa fil akhirati hasanatan waqina adzabannari.
Washallallahu 'ala sayyidina muhammadin wa'ala alihi washahbihi wabaraka wasallam.
Subhana Rabbika rabbil 'izzati 'amma yasifuna, Wasalamun 'alal mursalin walhamdulillahirabbil 'alamin,
Nas'alukal Ijabah Al Fatihah...
Ya Allah...
Allahumma hawwin ‘alaina fi sakaratil maut Yaa Allah...
Allahumma hawwin ‘alaina fi sakaratil maut Yaa Allah...
Allahumma hawwin ‘alaina fi sakaratil maut Yaa Allah...

(Duhai Allah... mudahkan bagi kami waktu(sekarat) menghadapi maut).


Aamiin... Aamiin... Yaa Robbal alaamiin...
Semoga Almarhum paman di berikan tempat yang terindah di sisi Allah, diterima segala amal ibadahnya, dilapangkan tempat peristirahatannya, dan di kumpulkan bersama-sama nanti dengan orang-orang sholeh.
Dan kepada keluarga yang di tinggalkan beliau diberikan kelapangan dalam menghadapi ujian hidup ini.
Karena kita semua adalah titipan Allah, dan tentunya setiap yang dititipkan harus dikembalikan kembali kepada Allah.
Aamiin... Aamiin... Yaa Robbal alaamiin...
Free money making opportunity. Join Cashfiesta.com and earn cash.